Kamis, 07 Januari 2016

Tekhnik Interior Kapal

  1. Tekhnik Interior Kapal adalah tekhnik yang dapat mengaplikasikan pekerjaan desainer pembuat kapal, mable, furniture rumah tangga dan lain sebagainya. Didalam Interior Kapal kita akan mengenal terlebih dahulu tentang;

          • KLASIFIKASI KAPAL LAUT

          Kapal laut adalah transportasi laut yang biasa digunakan untuk mengirim barang, minyak, dan angkutan penumpang. Kapal laut juga dapat diklasifikasikan berdasarkan bahan nya.
    • Fiberglass
    • Kayu
    • Baja

  1. 2.Sehingga kapal menurut bahannya dapat kelompokkan menjadi:
    • Kapal Kayu
    Kapal kayu adalah kapal yang seluruh konstruksi badan kapal dibuat dari kayu. Kapal kayu banyak dijumpai di kawasan nelayan tradisional sebagai kapal penangkap ikan. Kayu yang dipakai harus memenuhi standar kelas awet dan kekuatanya yang telah diatur oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Demikian juga proses pembuatan kapal kayu dan perawatan harus memenuhi standar dari BKI. Syarat kayu untuk konstruksi sebuah kapal adalah :
    • Kualitas yang baik
    • Tidak ada celah, atau pecah-pecah
    • Tidak berlubang pada lingkaran tahun
    • Harus tahan terhadap air, cuaca, jamur, serangga
    • Tidak mudah lengkung
    • Tidak mudah dimakan binatang laut




Gambar Kapal Kayu 1.1



    • Kapal Fiberglass 
  • Kapal fiberglass adalah kapal yang seluruh konstruksi badan kapal dibuat dari fiberglass. Merupakan bahan alternatif selain kayu memiliki sifat lebih kuat daripada kayu, usia pakai yang lama 30 th. Pembuatan kapal fiberglass mudah, konstruksi sederhana, sehingga kapal dapat dibuat seri dan lebih ringan dari kayu.
    Kapal fiberglass perawatan sangat lebih sederhana, minim dan mudah, karena:
  • Tidak ada perembesan atau kebocoran
    • Badan kapal menerus, tidak ada celah atau sambungan.
    • Tidak ada penyusutan atau pemuaian seperti halnya kayu, jika terkena matahari atau air.
    • Tahan dari serangan binatang laut seperti cacing bor.
    • Tidak mengalami korosi seperti besi.
    Kapal fiberglass biasa dipakai untuk kapal pesiar melihat badan kapal menerus, tidak ada celah atau sambungan sehingga tampilanya lebih menarik.
        Kelemahan kapal fiberglass antara lain:
    • Moulding / cetakan hanya bisa digunakan untuk 1 jenis kapal
    • Harus ada teknisi yang ahli
    • Bahaya kebakaran dan pengaruh buruk bahan kimia
    • Dana investasi awal yang cukup besar


Kapal Fiberglass 1.2


    • Kapal Baja

Kapal Baja adalah kapal yang seluruh konstruksi badan kapal dibuat dari baja. Pada umumnya kapal baja selalu menggunakan sistem konstruksi las.

  • Konstruksi keling. Kapal pertama yang menggunakan sistem konstruksi las adalah kapal Liberty, yang dipakai pada waktu perang dunia II masih banyak kelemahan-kelemahan pada sistim pengelasan, sehingga sering dijumpai keretakan-keretakan pada konstruksi kapalnya. Dengan adanya kemajuan-kemajuan dalam teknik pengelasan dan teknologi pembuatan kapal, kelemahan-kelemahan itu tidak dijumpai lagi. Keuntungan sistem las adalah bahwa pembuatan kapal menjadi lebih cepat jika dibandingkan dengan konstruksi keling. Disamping pada konstruksi las berat kapal secara keseluruhan menjadi lebih ringan.


Kapal Baja 1.3




  1. Kapal Berdasarkan Alat Penggeraknya

Secara mendasar alat gerak kapal dapat diklasifikasikan menjadi 2 (dua), yaitu: alat gerak kapal yang non-mekanik dan yang mekanik. Alat gerak kapal yang non-mekanik adalah Dayung dan Layar. Sedangkan alat gerak kapal yang mekanik adalah Paddle Wheels, Propeller, Waterjet Propulsion System.
Berdasarkan alat penggeraknya kapal diklasifikasikan menjadi:
  1. Kapal layar
  2. Kapal dengan penggerak jet propultion
  3. Kapal dengan menggunakan alat penggerak propeller (Kapal Motor)
  •  Kapal Layar

Kapal dengan menggunakan alat penggerak layar disebut kapal layar. Kapal jenis ini kecepatan kapal tergantung pada adanya angin. Besar dan arah angin sangat berperan dalam mengendalikan kapal. Walaupun secara teori kita dapat mengubahnya dengan memutar layar, terkadang awak kapal sulit untuk mengendalikannya. Banyak kita jumpai pada kapal-kapal ekspedisi maupun kapal barang tetapi hanya terbatas pada kapal-kapal barang berukuran kecil saja.
Kapal Layar 2.1
  •  Kapal dengan Menggunakan Alat Penggerak Jet Propultion

Sistim ini pada prinsipnya adalah air diisap melalui saluran di muka lalu didorong ke belakang dengan pompa hingga menimbulkan impuls (jet air ke belakang). Sistim ini banyak kita jumpai pada kapal cepat. Air yang di semprotkan ke belakang dengan kecepatan yang tinggi. Gaya dorong (Thrust) yang dihasilkan merupakan hasil dari penambahan momentum yang diberikan ke air.
Sistem ini lebih disukai untuk suatu baling-baling konvensional. Sebab suatu baling-baling konvensional mengalami cavitation pada kecepatan sangat tinggi ( 45 knots), tetapi di dalam waterjet unit pompa mestinya tidak terjadi kavitasi. Sistem propulsiwaterjet memiliki kemampuan untuk meningkatkan olah-gerak kapal.
Sistem waterjet telah menjawab tentang kebutuhan akan aplikasi sistem propulsi untuk variasi dari small hight speed crafts, meski sesungguhnya juga banyak kita jumpai aplikasi sistem propulsi ini pada kapal-kapal yang berukuran relatif besar.

Kapal menggunakan mesin jet propulsion 2.2

  • Kapal Layar Motor (KLM)
Merupakan kombinasi antara alat penggerak layar dan baling-baling, kedua alat penggerak ini dapat difungsikan baik secara bersamaan maupun bergantian. Ketika cuaca atau angin bagus untuk layar maka di pakailah layar sebagai alat penggerak. Hal ini juga dapat menekan kebutuhan bahan bakar, sehingga jarak jelajahnya lebih jauh dan lebih lama bertahan dilaut.
Kapal Layar Motor(KLM) 2.3

2 komentar:

  1. Terimakasih gan, infonya sangat membantu . Tapi tolong dijelaskan kelebihan dan kekurangan antara kapal dari kayu, kapal dari baja dan kapal dari fiberglass .

    BalasHapus
  2. mana nih juragannya kok nggak muncul ? mana jawabannya ?

    BalasHapus